Trik Rumah Sempit Tampak Lebar

Ditulis tanggal 26 November 2015 dalam kategori Tips Perabotan, Tips Rumah dengan label

Pertumbuhan penduduk semakin menjadi, bukan hanya di Indonesia tapi juga seluruh dunia. Kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya menjadi cerminan utama dari fenomena ini. Pasalnya disanalah pusat dari segala pertumbuhan, baik ekonomi, budaya hingga komunikasi antar negara. Orang berbondong-bondong ingin menempati kota yang dekat dengan sumber kehidupan ini. Istilah paling mudahnya adalah orang mudah mencari nafkah.

Maka benar jika setiap tahun penduduk ibukota bertambah dan terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk di Indonesia. Namun tidak demikian dengan tanah dan rumah sempit yang mahal. Tidak jarang orang memilih rumah sempit namun dekat dengan lapangan pekerjaan dari pada hunian yang besar namun jauh. Fenomena ini didukung dengan adanya apartemen, hunian vertikal yang mampu menjawab tantangan jaman. Nah, permasalahan berikutnya adalah, bagaimana mendesain rumah yang tidak begitu luas namun bisa tampak lega dan nyaman?cat rumah sempit

Pilihlah Cat dengan Warna Cerah
Cat berwarna cerah bisa Anda pilih seperti warna kuning, merah, orange, hijau atau biru. Jangan gunakan warna putih karena akan membuat ruangan seperti satu bagian saja. Hal itu akan membuat ruangan tampak sempit. Jika ruangan berbentuk trapesium, gunakan warna berbeda pada sisinya sehingga sudut lebih tampak. Kesan luas akan semakin keluar dengan penampilan sudut yang nyata. Namun paduan warna yang dimaksud tentu harus memberikan harmoni yang indah. Jangan mencampur begitu banyak warna dalam satu ruangan. Ini akan membuat ruangan tampak penuh seperti dipenuhi dengan banyak barang sekaligus.

Pilihlah Furniture Seperlunya
furniture rumah sempitRumah sempit bukan berarti Anda harus membeli furniture serba kecil. Ini justru akan membuat bumerang bagi Anda sendiri. Pasalnya barang-barang akan sulit dikemas dalam satu lemari. Alhasil Anda mungkin akan menambahkan beberapa pelengkap lain seperti filling cabinet. Nah, maka dari itu, pilihlah furniture yang besar namun bergaya simpel. Ini akan membuat barang-barang yang Anda miliki mudah dirapikan ke dalam furniture yang Anda miliki. Singkirkan barang-barang/ furniture kecil yang memenuhi ruangan. Buatlah ruangan seminimalis mungkin dengan furniture secukupnya. Bila ada barang yang tidak terpakai, usahakan meringkasnya di gudang atau ruangan yang tidak terpakai.

Cermin di kedua sisicermin rumah sempit
Jika diperlukan, berilah cermin pada sisi kiri dan kanan ruangan. Refleksi ruangan pada cermin akan membuat pandangan orang lebih jauh ke dalam. Ini akan menipu mata hingga menyangka bahwa ruangan yang ditempati adalah ruangan yang lebar. Gunakan cermin tipis dengan bingkai yang minimalis. Semakin besar cermin, semakin besar ruangan yang dibuka. Namun jangan terlalu besar, usahakan proporsional dengan ruangan yang dipakai. Misalnya sebesar lukisan atau sofa yang paling lebar di ruangan tersebut.

Pilih Gorden Panjang
gorden rumah sempitRuang yang minimalis biasanya juga hanya memiliki jendelan yang kecil. Jangan khawatir akan hal ini karena sebenarnya jendela hanya terlihat dari luar saja. Dari dalam, Anda akan melihat jendela hanya sebagai lubang angin. Maka gunakanlah gorden yang besar namun tipis. Ini akan menyamarkan jendela yang sebenarnya kecil menjadi lebih luas dan panjang. Ruangan pun akan berbeda karena disertai dengan gorden yang besar, asumsi orang juga akan mengarah bahwa ruangan juga besar dan lebar.

Minimalkan Ornamenornament rumah sempit
Minimalkan berbagai macam ornamen yang tidak diperlukan seperti lampu hias chandelier atau vas bunga besar. Gunakan ornamen seperlunya jika ruangan tampak sepi. Selanjutnya jangan mencampur berbagai pola dalam satu ruangan, misalnya garis, polkadot, wallpaper dalam satu ruangan. Ini benar-benar akan memperkecil ruangan dan membuatnya tampak pengap. Maka padukan semua warna secerah mungkin dengan ornamen yang sangat minimal namun tetap harmoni. Ruangan yang tadinya kecil akan tampak lebar dan nyaman. Selamat mencoba!